Tampilkan postingan dengan label commitment. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label commitment. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Agustus 2015

Happy Friendship Day!




Aku sedang menunggu moment yang katanya magic hour. Bukan karena aku sedang membaca novel yang berjudul sama Magic Hour. Tapi karena aku ingin menikmati moment saat keajaiban Sang Semesta tidak dapat dilukiskan dengan kata-kata sekalipun. Mmm
Dengan sejuta khayalan ku, aku duduk diteras belakang rumah sambil menunggu senja yang kata nya sih Indah. Aku tak tahu indahnya senja seperti apa? Apakah iya aku seorang plegma sehingga aku kaku. Bagi ku senja adalah bahagia ku yang sederhana.
Sederhana seperti perjumpaan ku dengan teman ku Her name is Pamella.
Aku tidak pernah menemuinya kalau kami tidak pernah satu gereja kala itu. Sebelumnya pun aku segan untuk mengetahui lebih dalam seperti apa seorang Pamella, sombongkah? Aku tidak pernah mengenalnya. Dan tidak bermaksud untuk memulai pertemanan kami.
Tapi perjumpaan kami singkat dan ajaib. Seperti moment magic hour. Indah
Aku dan pamella dengan dua orang yang berbeda, yang satu pintar, yang satu belum pintar. Yang satu cantik, yang satu belum cantik. yang satu tinggi aku kecil. Hihihi begitulah gambaran pamella di mata ku awalnya. Sejauh langit dan bumi.
Hingga takdir membawa ku pada sewaktu malam, kami bertemu dalam acara resepsi pernikahan teman. Aku dan pamella gak pernah janjian, dengan tidak butuh banyak waktu. Aku dan pamella bisa sangat akrab, melumer dalam obrolan santai gadis. Berbicara ttg apapun dan tidak lupa berfoto. Yes let’s selfie (;
Aku kagum dengannya, apa yang kita lihat tidak selalu benar dengan kenyataannya. Pamella orang yang rendah hati dia mengajarkan ku banyak hal. Salah satunya adalah ttg Cinta.
Yess karena wanita tidak pernah berhenti bicara tentang cinta. bukan begitu?
Pamella bulan depan akan menikah dengan orang Kudus. Kisah cinta ya pamella sebelum mengenal Ko Jonas pun tidak semulus kulit SNSD. Ia mengalami naik turun dengan pasangannya. Tapi setidaknya pamella sudah pernah merasakan mencintai dan dicintai dengan pria.
Sebelum mantap ke pelaminan Pamella sudah dua kali pacaran. Dan dua kali gagal.
Yang aku belajar banyak adalah, saat seorang perempuan benar-benar mengalami jantung deg-degan gak karuan, rasanya kayak naik histeria di dufan kalau sedang bertemu dengan pria yang disuka. Terus felt nervous terus couldn't speak.Terkadang kita perempuan bisa saja melakukan tindakan bodoh. Naif dan tolol bisa saja beda tipis. Perempuan bisa saja mengorbankan apapun demi kebahagiaannya dengan maksud supaya terus bersama dan tidak ditinggalin. Jadi kalau sudah putus yak bisa depresi total.
Memank Pamella tidak sampai mengorbankan mahkotanya sebagai perempuan. Tapi Pamella mengambil jurusan kedokteran setelah lulus SMU bukan semata-mata karena panggilan dan cita-cita hidupnya. Tapi karena mengejar cinta di salah satu Universitas terkenal di Jakarta.
Lalu Pamella sampai memlilih kostannya di sebelah kostan pria itu. Dengan maksud supaya terus bisa memandangnya.
Eh magic hour itu sudah muncul (merona gitu langitnya)
Lalu apakah dengan pengorbanan nya si pria itu akan luluh. Pada kenyataannya hidup tidak melulu spt Fairy tale. Nihil. Si pria justru memilih perempuan lain untuk dijadikan pacarnya.
Ost lagu sakitnya tuh disini....

Seperti peribahasa nasi sudah menjadi bubur. Pamella tetap teguh pada pilihannya dengan menjadikannya gelar kedokteran adalah pilihan terakhir. yea! go Pam!

Buat ku Pamella mengajarkan sebagai perempuan, kita harus teguh, and independent. apa salahnya jika kita memulai suatu hubungan dimulai dari nol. sama halnya dengan perasaan perempuan ke pria. lebih baik dicintai daripada mencintai. mungkin prinsip ini sangat dominan.

awalnya aku sangat mempercayai bahwa cinta adalah when we first at sight dari mata turun ke hati.
kita akan bahagia jika kita saling mencintai, bukan salah satu dari pasangan kita ada yang sedang belajar untuk mencintai. tapi satu hal cinta tidak melulu membawa akhir yang bahagia ada kalanya cinta menghasilkan luka dan benci.

aku terlalu sok tua jika bicara ttg cinta disini, aku kurang pantas.

aku pernah bbm Pamella " gue punya qoute yang cocok buat lo; kalau kamu merasa bahagia aku berharap ko Jonas bisa merasa lebih bahagia karena mu ".

satu bulan tidak akan lama untuk mempersiapkan segala macam pernikahan yang sempurna yang kamu impikan, satu hari itu tidak akan pernah kamu lupakan saat you look so beautiful in white pam.

aku mungkin tidak bisa memberikan angpao besar atau hadiah pernikahan yang indah. tapi aku sangat berharap doa ku bisa mengiringi mu sampai ke pelaminan bersama orang yang sangat mencintaimu dan akan membawa mu ke babak baru dalam kehidupan.

Note: aku berdoa untuk sebuah harapan. Pamella tidak perlu merasa takut. karena akan ada orang-orang tersayang yang akan ada disamping mu. udah itu aja pam.

#Happiness #bridaltobe #love 



Kurang dari sebulan sebelum pamella jadi istri orang lain dan punya kehidupan sendiri.
Terhitung dari sabtu ini kita mau nonton, mau foto bersama, dan meninggalkan kenangan.
Memank ini agak lebay tapi pam, sebelum jarak memisahkan kita. Terimakasih untuk bisa mengenal mu. i love youuu my close friend :*

Kamis, 08 Januari 2015

Commitment



Tahun 2014 ini lebih banyak mengandung tetes air mata ketimbang tawa yang menggelegar.
Tahun 2014 buat gue merupakan tahun terberat, berat badan gue sampai turun loh. Tapi tinggi badan segini-gini wae (xxx Karena apa jujur? Stress. Penyakit maag gue bisa kambuh 2x setahun.
Di sekolah dan kegiatan kuliah, pelayanan membuat gue punya kesibukkan baru dan gue lupa ada hal yang lebih penting daripada banyak kerjaan yaitu TIDUR. zzz
Dengan mengistirahatkan jiwa gue bisa lebih tenang setidaknya tanpa memikirkan banyak kekuatiran.

*ohya gue lebih suka menulis blog daripada harus mengerjakan tugas*

Tidak dapat dipungkiri tahun 2014 sudah berlalu... merasa sangat cepet banget gak sih? Gue rasain waktu sangat cepet berlalunya.. hari ke hari, bulan ke bulan, bulan januari ke bulan mei gak terasa, lalu sampai pada akhirnya tiba di penghujung bulan desember . Sama halnya perlombaan lari.
Cepat atau lambat kita akan menuju satu tujuan yaitu FINISH LINE.

Tahun 2015 seperti yang sudah gue post tempo lalu... Gue menyimpan selaksa untaian doa pada sang yang maha kuasa untuk masa depan gue. Masa depan yang cerah. Tentunya
Bukan hanya permohonan saja, namun untuk yang kesekian kali gue memperbaharui komitmen gue untuk tetap Melayani anak-anak di Sekolah. Gue gak tahu kedepannya akan seperti apa. Dunno

Salah satu postingan temen gue yang Ia tulis di Facebook saat awal tahun baru 2015:
“Mengejar cita-cita tidak perlu tinggi-tinggi, Karena kau tidak tahu kapan kau bisa meraihnya.
Seperti Cita-cita tidak harus selalu setinggi bintang hingga sulit untuk diwujudkan. Cita-cita juga tidak harus selalu 1, tapi banyak hal, banyak impian yg diwujudkan menjadi sebuah cita-cita.
Seperti saya, cita-cita diakhir tahun 2014 hanya ingin menikmati mie korea di atas puncak gunung. Dan saya berhasil mewujudkannya, menikmati mie korea di ketinggian 2665 Mdpl bersama teman yang kukasihi.”
*i’m so touching*

Gue merasa tertampar setelah membaca postingannya sampai selesai. Gue merasa punya daftar keinginan yang gue taruh tinggi-tinggi dan gue gak bisa mewujudkannya karena keterbatasan.
Tahun baru 2015 gue kembali menaruh harapan dan keinginan gue tepat pada sumber yang sama. Ia yang memberikan kita nafas dan mampu membuat segala sesuatu mustahil menjadi mungkin bagiNya. Meskipun banyak terucap kali kata putus asa dan kecewa. Gue ingin mengakhiri pertandingan ini dengan semaksimal mungkin.
Do your best and let God to the rest!!!

@audrenalyn

08/012015 pukul 15:38