Minggu, 18 Januari 2015

16 Jan 2015




Hari Jumat pada saat jam pelajaran pertama di semester baru di bangku kuliah. Aku bosan dengan dosennya entah dosen itu membicarakan apa ttg evaluasi PAUD. Aku memilih untuk menulis. Aku memilih untuk menuangkan pikiran ku lewat sebuah kata demi kata.
Tahun demi tahun
Aku duduk di bangku yang sama sudah hampir 3tahun.
Tanpa ada yang menyambangi. Aku duduk dipojokan sendiri
Aku sudah terbiasa dengan rasa sepi, aku lupa dengan bunyi bising.
Jika kantong Doraemon itu benar-benar nyata, aku ingin segera mengajukan permohonan.
Untuk penghilang rasa dukacita?
Mungkinkah lara itu hari-hari ku...
Pantaskah ku menerima semua ini?

Kalau pun ada cara untuk melepaskannya
Terkadang kita tidak segera tuntas
Masihkah kita percaya?
Adakah hati ku percaya...

Kemudian tak lama aku meminta teman yang duduk didepan aku pinta untuk membalasnya.
(tanpa rekayasa dan tanpa konfirmasi sebelumnya)

Kamu tahu apa yang menyebabkan duka mu tak kunjung reda?
Saat bosan mu memuncak dan jenuh mu tak terhentikan...
Kawan, yang kupahami adalah Engkau butuh seseorang
Seseorang yang kan mendengar cerita-cerita mu,
Yang kan ada saat engkau bosan dan jenuh dengan segala aktifitas mu...

Seandainya pun Doraemon kan mengabulkan permintaan mu
Jangan minta ia hilangkan jenuhmu.
Mintalah ia ‘tuk hadirkan seseorang yang terbaik untuk mu,
Bukan yang menghilangkan aktifitas nan jenuh melainkan seseorang yang kan mengisi waktu mu,
Yang kau anggap jenuh menjadi lebih bahagia.
Jenuh ini takkan terjadi saat engkau menjalaninya dengan orang yang kau cintai.

#appreciate #ISENG #sweet #kuliah
 

Kamis, 08 Januari 2015

Commitment



Tahun 2014 ini lebih banyak mengandung tetes air mata ketimbang tawa yang menggelegar.
Tahun 2014 buat gue merupakan tahun terberat, berat badan gue sampai turun loh. Tapi tinggi badan segini-gini wae (xxx Karena apa jujur? Stress. Penyakit maag gue bisa kambuh 2x setahun.
Di sekolah dan kegiatan kuliah, pelayanan membuat gue punya kesibukkan baru dan gue lupa ada hal yang lebih penting daripada banyak kerjaan yaitu TIDUR. zzz
Dengan mengistirahatkan jiwa gue bisa lebih tenang setidaknya tanpa memikirkan banyak kekuatiran.

*ohya gue lebih suka menulis blog daripada harus mengerjakan tugas*

Tidak dapat dipungkiri tahun 2014 sudah berlalu... merasa sangat cepet banget gak sih? Gue rasain waktu sangat cepet berlalunya.. hari ke hari, bulan ke bulan, bulan januari ke bulan mei gak terasa, lalu sampai pada akhirnya tiba di penghujung bulan desember . Sama halnya perlombaan lari.
Cepat atau lambat kita akan menuju satu tujuan yaitu FINISH LINE.

Tahun 2015 seperti yang sudah gue post tempo lalu... Gue menyimpan selaksa untaian doa pada sang yang maha kuasa untuk masa depan gue. Masa depan yang cerah. Tentunya
Bukan hanya permohonan saja, namun untuk yang kesekian kali gue memperbaharui komitmen gue untuk tetap Melayani anak-anak di Sekolah. Gue gak tahu kedepannya akan seperti apa. Dunno

Salah satu postingan temen gue yang Ia tulis di Facebook saat awal tahun baru 2015:
“Mengejar cita-cita tidak perlu tinggi-tinggi, Karena kau tidak tahu kapan kau bisa meraihnya.
Seperti Cita-cita tidak harus selalu setinggi bintang hingga sulit untuk diwujudkan. Cita-cita juga tidak harus selalu 1, tapi banyak hal, banyak impian yg diwujudkan menjadi sebuah cita-cita.
Seperti saya, cita-cita diakhir tahun 2014 hanya ingin menikmati mie korea di atas puncak gunung. Dan saya berhasil mewujudkannya, menikmati mie korea di ketinggian 2665 Mdpl bersama teman yang kukasihi.”
*i’m so touching*

Gue merasa tertampar setelah membaca postingannya sampai selesai. Gue merasa punya daftar keinginan yang gue taruh tinggi-tinggi dan gue gak bisa mewujudkannya karena keterbatasan.
Tahun baru 2015 gue kembali menaruh harapan dan keinginan gue tepat pada sumber yang sama. Ia yang memberikan kita nafas dan mampu membuat segala sesuatu mustahil menjadi mungkin bagiNya. Meskipun banyak terucap kali kata putus asa dan kecewa. Gue ingin mengakhiri pertandingan ini dengan semaksimal mungkin.
Do your best and let God to the rest!!!

@audrenalyn

08/012015 pukul 15:38

Rabu, 31 Desember 2014

#Welcome2015 #GoodAllTheTime



31/ 12/ 2014
Waktu menunjukan pukul 16:13

Kurang dari 24 jam waktu bergerak terus tanpa mampu ada yang menghentikan selain pemilik Waktu itu sendiri. Hari demi hari, bulan demi bulan, tahun berganti tahun, waktu setahun sangatlah cepat, waktu setahun belum bisa menunjukan apapun kepada mereka yang menggangap kau remeh.
Tahun ini bukan lah tahun yang hebat banget, bukan tahun-tahun keemasan dan kejayaan, tapi tahun ini tetap Hebat bukan karena aku.
Terimakasih untuk segalanya...
Tahun ini banyak hal yang terjadi tanpa kita inginkan dan terkadang tidak kita kehendaki, sama halnya 4hari yang lalu Indonesia dikejutkan dengan kabar berita duka tentang hilangnya Pesawat Air Asia rute Surabaya-Singapura
Apakah kita pernah memikirkan? Membayangkannya pun aku rasa segan.
Keberangkatan mereka para penumpang dengan berbagai tujuan, mungkin ada yang sedang ingin menghabiskan waktu liburan natal dan tahun barunya, atau yang sedang baru menikah ingin honeymoon, atau saja ada diantara mereka yang ingin ketemu sanak keluarganya karena sudah rindu tak pernah berjumpa. Banyak alasan yang bisa kita jadikan alasan. Namun tak ada yang menduga waktu bisa menghentikan segala sesuatu.
Ada saat-saat kita bisa tertawa bersama, saat-saat kita menangis bersama, berkumpul dengan keluarga tercinta selagi kita masih bisa memiliki orang terkasih.
Andai saja kita bisa menghentikan waktu untuk satu hal yaitu KEBAHAGIAN.
Aku rasa tidak ada yang mampu diantara kita... karena kita tidak berhak.

Aku ingin minta maaf untuk segala sesuatu yang telah terjadi. Untuk hal-hal yang tidak bisa kuasai.

Apakah kau mendengar suara dentuman terompet diluar sana? Apakah kau juga mendengar suara jerit dan tangis keluarga yang ditinggalkan karena satu hal yaitu KEHILANGAN?
Aku mendengar suara gegap gempita pesta kembang api dan suara kemeriahan lainnya.

Aku percaya akan Kedaulatan sang Pencipta. Segala sesuatu ini terjadi bukan karena tanpa alasan.
Untuk alasan yang tak bisa aku mengerti mengapa.
Aku percaya tahun baru akan menjadi tahun yang hebat dengan segala kekurangan di dalamnya.
Masihkan kita bisa mempercayai bahwa Ia yang menjadikan langit dan bumi ini Baik.
Dengan segala kekuatiran, ketakutan, kecemasan, bahkan putus asa yang melanda bagi mereka yang terbuang.
Aku tak pungkiri aku takut menghadapi masa depan. Masa depan yang seperti apa? Bisakah ku bertahan di tahun-tahun berikutnya dengan SETIA.

Aku minta maaf untuk semua ya yang telah ku sakiti baik sengaja maupun tidak sengaja.

Tahun Baru akan segera datang... Harapan juga pasti akan mengiringnya.
Harapan untuk selalu baik, Harapan yang memberikan kita alasan untuk bisa bertahan hidup.

Yang lalu biarlah berlalu, apa yang bisa kita sesali selain penyesalan. Aku ingin menyambut tahun yang penuh kelimpahan dengan hati yang Percaya. Percaya Tuhan menjadikan segala sesuatu Baik adanya.

God is good all the time.

Harapan untuk bangsa Tercinta dengan segala keterbatasannya. Indonesia akan menjadi lebih baik. Amin

Harapan itu akan terus ada selagi kau percaya (y).

Happy New Year 2015

@audrenalin

Senin, 22 Desember 2014

happy mom's day!

 my mom beloved. yes she is my mother! seharusnya aku punya cerita banyak yang aku bisa   tuangkan di hari ibu ini.. tapi aku lupa taruh ya dimana. b o d o. sudahlah
aku rasa kalau bukan kasih mami mana mungkin bisa bertahan dengan aku.

apa yang aku bisa berikan untuk dia belum ada. aku gak bisa memindahkan gunung untuknya, dan aku rasa mami juga tak menginginkan gunung. yang beliau pinta hanyalah anaknya segera cepet-cepet ketemu jodohnya. hahaha (xx
 aku bukan tipe yang hangat yang ucapin selamat hari ibu ke mami, tapi di hari ibu ini aku memberikan hadiah kecil yang gak ada nilainya dibandingkan dengan semua pengorbanan mami dari aku kecil hingga besar ini.

@audrenalin

salam sayang dari your doughter. aku mengasihi mu mom :*

Minggu, 09 November 2014